09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Panduan sehat seputar makanan semi padat bayi bunda

KategoriBayi
Di lihat1417 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah tips sehat pemberian makanan semi padat untuk bayi ayah bunda

Makanan semi padat bisa mulai dikenalkan saat bayi menginjak usia 6 bulan. Diusia ini si kecil mulai membangun koordinasi untuk menggerakkan makanan ke bagian belakang mulutnya malalui proses mengunyah dan menelan. Meski si kecil sudah boleh mendapatkan makanan semi padat, status makanan ini masih sebagai makanan pendamping ASI (MPASI), artinya tetap air susu ibu adalah sumber nutrisi mereka yang utama.

Berikut adalah beberapa tanda untuk mengetahui kesiapan si kecil memulai makanan semi padat, antara lain:

Baca juga: 6 Permainan untuk melatih kecerdasan anak

Tanda bayi siap menyantap MPASI

  • Si kecil sudah bisa menyangga kepalanya dengan tegak dan kuat
  • Si kecil bisa duduk dengan penyangga atau kursi bayi
  • Bayi mulai suka memasukkan mainan atau tangannya ke dalam mulut
  • Bayi tampak tertarik dengan makanan yang dimakan ayah dan bunda

Bila tanda-tanda di atas sudah tampak dan usia si kecil sudah cukup, bunda dapat memulai memberikan mereka makanan semi padat. Jika bunda masih ragu, bunda dapat berkonsultasi dengan dokter anak, bila dokter memberi lampu hijau, bunda bisa mulai memberikan makanan semi padat sambil terus memberikan ASI atau susu formula. Berikut adalah beberapa jenis makanan semi padat pertama yang bisa dicoba:

Alternatif makanan pendamping ASI

Baca juga: 5 Fakta seputar pentingnya tidur bagi balita

1. Sereal bayi. Sereal bayi baik diberikan untuk memulai makanan semi padat. Caranya, campurkan 1 sendok makan sereal bayi yang telah diperkaya zat besi dengan 4 sendok makan (6 ml) susu, boleh ASI ataupun susu formula. Sereal beras adalah salah satu pilihan yang baik. Ingat, sekalipun sereal mulai larut dalam susu dan membuat cairan tersebut menjadi kental, jangan menggunakan botol untuk memberikannya pada si kecil. Bantu si kecil untuk duduk dan berikan campuran sereal dan susu 1 hingga 2 kali dalam sehari. Seiring bayi mulai terbiasa dengan sereal, kurangi porsi susu dan tambah lebih banyak sereal ke dalam campuran.

2. Berikan bubur daging, sayuran, dan buah-buahan. Ketika si kecil sudah lancar mengkonsumsi sereal, bunda bisa mulai memberikan daging, sayuran, atau buah-buahan yang dihaluskan. Berikan hanya satu jenis bahan makanan yang dihaluskan tanpa campuran garam atau gula setiap 3 hingga 5 hari. Hal ini untuk memudahkan bunda mengetahui reaksi negatif yang dapat disebabkan oleh jenis makan tertentu. Setelah mengenalkan satu jenis makanan setiap waktu, bunda bisa mulai mencampur beberapa jenis makanan sebagai variasi.

3. Lanjutkan dengan makanan yang dicincang halus. Setelah menginjak usia 8 hingga 10 bulan bunda bisa memberikan makanan yang dicincang halus. Ketika ia sudah genap berusia 1 tahun, ia bisa mulai diberi makanan yang dicincang 3 kali sehari. Tidak perlu repot, berikan sedikit bahan makanan yang dikonsumsi keluarga setiap harinya.

Baca juga: Alasan kenapa si kecil harus aktif bergerak

Makanan pendamping ASI dan alergi

Alergi makanan adalah salah satu hal bisa terjadi saat pemberian makanan semi padat. Bila keluarga ayah atau bunda memiliki riwayat alergi terhadap makanan tertentu, bunda bisa memberikan sedikit dulu makanan tersebut untuk melihat reaksinya pada tubuh si kecil.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru