09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Panduan tepat memulai makanan semi padat

KategoriBayi
Di lihat1690 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

inilah panduan tepat pemberian makanan semi padat bagi bayi ayah bunda

Memulai makanan semi padat dapat dilakukan sejak bayi berusia 6 bulan. Terdapat tanda-tanda yang menunjukkan si kecil telah cukup aman diberi makan semi padat. Ada pula cara efektif  yang bisa dilakukan supaya si kecil mau mengkonsumsi makanan semi padat. Berikut adalah beberapa panduan mengenai pemberian makanan semi padat menurut buku  “Nutrition: What Every Parent Needs to Know” yang diterbitkan oleh American Academy of Pediatrics (AAP).

Tanda-tanda bayi siap memulai makanan semi padat

  1. Bayi mulai bisa menyangga leher.
  2. Bayi mulai menunjukkan ketertarikan terhadap makanan ayng ayah dan bunda makan, meraih makanan, dan membuka mulutnya ketika makanan disodorkan padanya.
  3. Bayi mulai bisa menelan makanan bertekstur semi padat. Bila makanan yang bunda sodorkan mengalir kembali keluar dari mulutnya, kemungkinan si kecil belum siap memulai makanan semi padat.
  4. Berat badan bayi telah mencapai 2 kali berat badan lahirnya dan lebih dari atau sama dengan 13 pound (sekitar 6 kg).

Baca juga: 9 Tips alami redakan gejala pilek anak

Cara memberikan makanan padat pada si kecil

Mulailah dengan memberikan paling banyak setengah sendok teh makanan semi padat. Ajak ia bicara dengan lembut sambil menyuapkan makanan. Pada awalnya, si kecil mungkin masih asing dengan tekstur makanan semi padat yang lebih kental daripada ASI atau susu formula. Bahkan, ia mungkin menolak menelan makanan tersebut. Teruslah berikan makanan semi padat sedikit demi sedikit.

Bila si kecil berhasil menelan satu atau dua sendok teh makanan padat, ini sudah merupakan awal yang baik. Akan tetapi, bila si kecil memalingkan wajah atau bahkan menangis ketika bunda menyodorkan makanan, jangan memaksanya dan coba lagi lain kali. Untuk mencegah bayi frustasi karena terlalu lapar, beri ia sedikit ASI atau susu formula sebelum memulai makanan, kemudian baru berikan sedikit makanan semi padat.

Baca juga: Tips tepat menangani luka memar si buah hati

Ketika si kecil mulai terbiasa dengan satu jenis makanan, beri ia satu jenis makanan lain. Idealnya, jenis makanan baru bisa diberikan setelah si kecil mengkonsumsi 1 jenis makanan yang sama selama 2 hingga 3 hari. Amati gangguan yang mungkin muncul setelah bayi mulai mengkonsumsi 1 jenis makanan baru, seperti ruam, diare, atau muntah. Bila ini terjadi, hentikan pemberian makanan tersebut kemudian berkonsultasilah dengan dokter.

Perubahan yang mungkin terjadi setelah pemberian makanan semi padat

Ketika si kecil mulai mengkonsumsi makanan semi padat, fesesnya akan menjadi lebih padat dengan warna yang bervariasi. Bila ia mengkonsumsi sayuran hijau, fesesnya mungkin berwarna hijau gelap. Begitu pula setelah si kecil mengkonsumsi makanan lain, fesesnya akan berubah warna. Terkadang kita bisa menemukan sisa makanan yang tidak berhasil diproses oleh pencernaan si kecil seperti kulit biji jagung, kulit kacang polong, atau serpihan kulit tomat.

Baca juga: Pertolongan pertama saat si kecil digigit binatang

Pada awal pemberian makanan semi padat, sistem pencernaan bayi belum berkembang sempurna. Perhatikan feses yang dihasilkan. Bila feses lembek, berair, atau penuh lendir, mungkin terhadi iritasi pada pencernaan si kecil. Karena itu, kurangi pemberian makanan semi padat dan perkenalkan lagi perlahan-lahan setelah kondisi si kecil membaik. Akan tetapi, bila kondisi feses masih tetap sama, segeralah berkonsultasi dengan dokter anak.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru