09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Pentingnya omega-3 untuk mencegah baby blues

KategoriPersalinan
Di lihat1140 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

benarkah asam lemak omega 3 dapat menurunkan resiko ibu terkena sindrom baby blues?

Baby blues syndrome adalah perasaan sedih dan gundah yang dialami sebagian besar wanita pasca-persalinan. Gangguan ini sering ditandai gejala menangis tanpa sebab yang jelas, cemas berlebihan, mudah merasa lelah, sulit beristirahat, hingga merasa tidak bisa mengurus bayinya. Baby blues menyerang 50% hingga 80% dari  wanita yang baru melahirkan.

Baca juga: Jenis makanan bunda pemicu kolik bayi

Menurut pada ahli, sindrom ini ternyata salah satunya berkaitan dengan kurangnya asupan lemak selama kehamilan dan masa menyusui. Asupan lemak yang dimaksud di sini adalah asam lemak omega-3, yaitu DHA dan EPA. Kedua zat tersebut sangat diperlukan oleh janin dan diambil dari tubuh ibu. Bila bunda tidak mengasup cukup asam lemak omega-3 selama kehamilan dan masa menyusui, ia akan menjadi rentan terhadap depresi postnatal atau baby blues. Selain itu, defisiensi asam lemak omega-3 juga meningkatkan resiko bayi mengalami diabetes tipe 1 di masa depan.

Seputar asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 berupa DHA dan EPA merupakan asam lemak esensial. Disebut demikian karena keduanya tidak dapat disintesa tub uh dan hanya dapat diperoleh dari makanan. Secara umum, lemak sangat penting sebagai pembentuk membran sel dan untuk menjaga fungsi syaraf dan mata bekerja dengan baik.

Baca juga: 6 Tips mujarab meredakan tangisan kolik bayi

Pada masa kehamilan, terdapat pertumbuhan yang pesat pada otak manusia yang bahan pembangunnya adalah AA dan DHA. Janin di dalam kandungan bergantung pada suplai kedua zat ini dari ibu. Sebagian besar AA dan DHA didapatkan janin dari otak ibu, yang kemudia disalurka  melalui plasenta. Bila ibu tidak cukup mengkonsumsi makanan kaya asam lemak omega-3, ia akan rentan mengalami baby blues atau yang biasa disebut depresi postnatal. Beberapa penelitian juga menguatkan pendapat mengenai pentingnya asupan asam lemak omega-3 dari bahan makanan berbahan ikan selama kehamilan bagi kecerdasan otak bayi.

Sumber dan dosis asam lemak omega-3 yang dibutuhkan

Asam lemak omega-3 banyak terkandung dalam ikan berlemak seperti sarden, cod, salmon, dan tuna. Sayangnya,  wanita hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi terlalu banyak seafood karena dikhawatirkan mengandung merkuri dan PCB. Sebagai gantinya, para ibu bisa mengkonsumsi suplemen minyak ikan yang kaya akan DHA. Akan tetapi, perhatikan untuk memilih produk  minyak ikan yang berbahan dasar daging ikan, bukan hati ikan karena lebih sehat untuk wanita hamil.

Baca juga: Tips mencegah dan menangani eksim pada bayi

Wanita hamil sedikitnya harus mengkonsumsi 300 mg DHA, sedangkan wanita menyusui membutuhkan sedikitnya 625 mg DHA dan 410 mg EPA. Ibu menyusui membutuhkan suplai energi lebih banyak daripada yang diperlukan selama masa akhir kehamilan. Suplai energi sebagian didapatkan wanita menyusui dari lemak, yaitu sekitar 500 kalori. Karena itu, jugalah penting untuk menambah asupan lemak selama masa menyusui supaya bunda memiliki cadangan asam lemak omega-3 untuk membangun kestabilan psikologis.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru