09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Penyakit, cedera, dan infeksi selama masa kehamilan

KategoriKehamilan
Di lihat1153 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

bagaimana mengatasi infeksi dan cidera selama masa kehamilan?

Penyakit, cedera, dan infeksi selama kehamilan terkadang dapat mempengaruhi kesehatan bunda dan janin. Oleh karenanya, bunda dan dokter kandungan yang merawat kesehatan bunda selama kehamilan perlu ekstra hati-hati saat hal-hal tersebut terjadi. Tindakan ini dilakukan demi menghindari resiko yang tak diharapkan bagi bunda dan janin yang sedang bertumbuh.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika bunda mengalami penyakit, cedera, atau infeksi selama masa kehamilan.

Saat ibu hamil sakit atau cedera

Satu yang perlu diingat, segera hubungi dokter bila bunda menemukan masalah dengan kesehatan bunda selama masa kehamilan. Bila bunda merasa perlu dirawat di rumah sakit karena cedera atau penyakit yang serius seperti radang usus buntu, segeralah pergi ke rumah sakit. Jangan lupa untuk menginformasikan kepada pihak rumah sakit bahwa bunda sedang hamil. Begitu mendapat informasi, biasanya dokter di rumah sakit akan segera menghubungi dokter kandungan dan melibatkan mereka dalam pengobatan.

Baca juga: Makanan sumber yodium untuk ibu hamil

Bila ibu hamil  mengalami infeksi

Ketika bunda sedang hamil, sistem imun tubuh bunda akan sedikit melemah. Tanpa mekanisme ini, tubuh akan menganggap janin dalam kandungan bunda sebagai benda asing dan memerintahkan sistem imun untuk menyerangnya. Karena melemahnya sistem imun, tubuh wanita yang sedang hamil menjadi rawan terserang infeksi. Karena itu, selalu jaga kesehatan dan segera hubungi doker jika bunda mengalami gangguan kesehatan. Mungkin, dokter akan menyarankan bunda untuk mengkonsumsi immunoglobulin untuk membantu tubuh melawan penyakit.

Bila bunda mengalami kecelakaan mobil

Kecelakaan mobil adalah masalah khusus bagi wanita yang sedang hamil.  Bahkan benturan kecil yang tidak menyebabkan memar ataupun patah tulang bisa berbahaya karena dapat menyebabkan plasenta terangkat dari uterus. Akibatnya, darah akan mengalir ke plasenta dan janin. Bila bunda mengalami kecelakaan mobil atau terjatuh, segeralah menuju rumah sakit terdekat dan jelaskan kondisi bunda. Pertama-tama, pihak rumah sakit umumnya akan memeriksa apakah bunda mengalami cedera atau patah tulang. Bila tidak, dokter akan memeriksa kondisi jantung janin selama beberapa jam untuk memastikan janin dalam keadaan baik. Kecelakaan mobil terkadang dapat menyebabkan bayi lahir prematur.

Baca juga: 4 Perlengkapan untuk menyambut kelahiran bayi

Tindakan operasi pada masa kehamilan

Adalah mungkin bagi ibu hamil untuk menjalani operasi, walaupun tentunya memiliki resiko. Karenanya, dokter biasanya tidak menyarankan tidakan operasi selama masa kehamilan, kecuali pada kasus-kasus tertentu yang bersifat darurat. Sebagai contoh, dokter biasanya tidak akan menyarankan operasi batu empedu. Sebagai gantinya, bunda akan disarankan melakukan diet rendah lemak untuk mengatasi serangan batu empedu. Tindakan operasi hanya akan dilakukan bila kondisi memaksa, misalnya bila kadung empedu terinfeksi. Lain halnya dengan infeksi usus buntu, dokter umumnya akan melakukan tindakan operasi. Bila ibu hamil mengalami infeksi usus buntu dan tidak diangkat, usus buntu tersebut mungkin akan pecah dan terinfeksi sehingga dapat menyebabkan bahaya fatal bagi bunda maupun janin.

Penggunaan obat-obatan selama kehamilan

Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang tidak dianjurkan bagi wanita hamil. Hal ini bukanlah karena obat-obatan tersebut berbahaya, melainkan karena belum diuji untuk mengetahui dampaknya bila digunakan selama kehamilan. Karenanya, terkadang dokter akan merawat wanita hamil tanpa menggunakan obat-obatan khusus. Sebagai gantinya dokter akan menyarankan bunda untuk bed rest, menggunakan cairan infus, penghilang rasa sakit, atau oksigen yang lebih aman bagi wanita hamil.

Baca juga: Tips mengatasi rambut pitak pada bayi

Gangguan kesehatan lain yang perlu diperhatikan

Campak adalah salah satu penyakit yang bisa mempengaruhi kehamilan. Bila campak terjadi pada trimester pertama kehamilan, ia bisa berpindah ke janin melalui plasenta dan menyebabkan masalah pada janin. Penyakit campak pada masa kehamilan juga memiliki potensi untuk menyebar ke paru-paru dan menyebabkan radang paru-paru. Hal ini bisa membahayakan jiwa sehingga dokter mungkin akan memberikan obat-obatan antivirus.

Selain campak, infeksi saluran kemih juga merupakan penyakit yang perlu diberi perhatian. Infeksi saluran kemih yang menyerang ibu hamil biasanya tidak menimbulkan rasa terbakar dan tersengat sehingga akan sulit terdeteksi. Bila tidak terdeteksi penyakit ini akan menyebar dengan cepat ke ginjal. Gangguan ini biasa disebut pielonefritis dan menjadi salah satu penyebab umum bagi kelahiran prematur.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru