Perlukah bayi menggunakan ‘sunscreen’?

Pastikan Ayah Bunda me-like tombol Facebook Balitapedia di atas untuk mendapatkan tips, resep, games, dan info menarik lainnya seputar tumbuh kembang balita tercinta.

sunscreen untuk bayi

Sebelumnya para ahli tidak merekomendasikan penggunaan krim ‘sunscreen’ pada bayi dibawah satu tahun, dikarenakan adanya kehawatiran akan efek negatif penggunaan krim tersebut mengingat kulit si kecil masing sangat sensitif. Namun belakangan ini beberapa ahli merekomendasikan para orang tua untuk memberikan ‘sunscreen’ bagi si kecil yang sedang berjemur atau sering terkena sinar matahari karena aktivitasnya. Meski begitu, sebagian dokter anak merekomendasikan untuk tidak memberikan krim tersebut kepada bayi dibawah 6 bulan.

Lalu bagaimana jika bayi yang berjemur dipagi hari dengan maksud menghangatkan badan, apa perlu menggunakan  krim tabir surya juga? Sinar mata hari pagi belum sepanas pada saat siang hari jadi tidak perlu menggunakan krim tersebut. Bayi dibawah 6 bulan yang berjemur dengan maksud menghangatkan tubuh juga hendaknya tidak terlalu lama terpapar sinar matahari. 10-15 menit sudah sukup untuk menghangatkan sikecil.

Untuk meghindari efek buruk sinar ultra violet (UV) dari matahari, upayakan dulu untuk menggunakan pelindung fisik seperti topi, pakaian, atau payung, juka tidak memungkinkan, gunakan ‘sunscreen’ yang telah mendapat rekomendasi dari dokter anak untuk digunakan si kecil.

Kapan baiknya menggunaan krim tersebut? Jika aktivitas anak berada diluar antara jam 10 pagi sampai 4 sore, apalagi matahari sedang dalam keadaan terik, maka sebaiknya si kecil menggunakan krim tersebut.

Tips penggunaan ‘sunscreen’ bagi si kecil

1. Gunakan krim ‘sunscreen’ khusus anak-anak  yang hypoallergic. Jika perlu konsultasikan dulu dengan dokter, minta rekomendasi mereka mengenai jenis atau merek krim yang bisa dipakai untuk si kecil.

2. Pastikan si kecil tidak allergi dengan krim tersebut. Lakukan tes sederhana dengan mengoleskan sedikit dari krim ke bagian punggung tangan. Jika tidak terjadi reaksi allergi, krim boleh digunakan dibagian-bagian yang biasa terpapar sinar matahari.

3. Pilih krim yang dapat melindungi kulit si kecil dari sinar UVA dan UVB, dan mengandung SPF (Sun Protecting Factor) 15 sampai dengan 30. Kandungan SPF ini terbukti secara klinis dapat menghambat lebih dari 90 persen sinar ultraviolet yang berbahaya.

4 Gunakan ‘sunscreen’ 20-30 menit sebelum pergi keluar, pastikan bagian tubuh yang terbuka seperti tangan, kaki, leher, dan telinga mendapatkan krim. Hindari kontak krim dengan selaput lendir termasuk mata dan mulut. Sebaiknya tidak memberikan krim di bagian alis atau sekitar mata untuk menghindari kontak dengan mata.

5. Pastikan untuk mengoleskan ulang krim pelindung sinar matahari tesebut setelah si kecil berenang atau setiap dua jam untuk memaksimalkan perlindungannya. Gunakan krim tesebut meski hari sedang berawan, terutama di antara jam 10 pagi dampai 4 sore karena awan tidak bisa menyerap semua sinar UV yang berbahaya. Gunakan kacamata untuk melindungi mata dari serangan sinar UV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + 19 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>