09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Perlukah si kecil mengkonsumsi suplemen vitamin D?

KategoriNutrisi
Di lihat668 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

makanan sumber vitamin d untuk anak

Vitamin D diperlukan tubuh untuk menjaga fungsi-fungsi biologis agar berjalan normal. Di sekolah kita diajarkan salah satu fungsi vitamin D adalah membantu penyerapan kalsium dan mineral yang baik untuk kesehatan tulang.

Selain bagus untuk tulang, ada banyak manfaat lain dari vitamin D, termasuk diantaranya membantu sistem kekebalan tubuh agar bekerja secara optimal. Mereka yang tidak mendapatkan asupan vitamin D secara memadai, sel-sel pelindung (sel T) didalam tubuhnya tidak akan optimal bekerja sehingga berakibat mudah sakitnya seseorang.

Apakah bayi perlu suplemen vitamin D?

Apakah anak dengan  usia dibawah 1 tahun perlu diberikan suplemen vitamin D? Jawabanya tergantung dari kondisi sikecil. Beberapa dokter merekomendasikan pemberian suplemen vitamin D pada bayi dengan usia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI ekslusif.

Menut sebuah sumber ilmiah, kandungan vitamin D pada ASI relatif rendah, yaitu mencapai 0.5-3.4 µg/liter. Meski demikian, menurut sumber yang sama, jenis vitamin D yang terkandung dalam ASI adalah jenis vitamin yang sangat mudah diserap tubuh bayi, dan kebanyakan bayi dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin D hanya dengan bantuan sedikit sinar matahari.

Bayi yang tinggal di kawasan tropis termasuk Indonesia dimana cahaya matahari berlimpah, dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin tersebut hanya dari ASI dan sinar matahari. Bayi yang minum susu formula biasanya tidak akan kekurangan vitamin tersebut karena didalam susunya sudah ditambahkan vitamin D.

Balita dan vitamin D

Balita termasuk bayi diatas 6 bulan yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI akan mendapatkan suplai vitamin D dari makanan yang mereka konsumsi, oleh karenanya sangat penting bagi bunda untuk memberikan makanan dengan nutrisi berimbang termasuk kandingan vitamin dan mineralnya.

Untuk menjamin ketersediaan vitamin D, Bunda dapat memberikan suplemen vitamin sesuai anjuran dokter anak. Rata-rata seorang balita memerlukan asupan vitamin D sebanyak 10 mikrogram perhari. Perlu Bunda ketahui bahwa konsumsi suplemen vitamin D tidak harus dilakukan per hari. Alih-alih memberikan vitamin perhari, Bunda dapat mengakumulasikan kebutuhan vitamin D sikecil per pekan atau per beberapa hari sekali.

Jenis makanan dengan kandungan vitamin D tinggi

Yang lebih penting selain memberikan suplemen vitamin D adalah Bunda harus memberikan asupan nutrisi dengan gizi dan vitamin yang seimbang. Konsep empat sehat lima sempurna adalah panduan yang bagus dalam memberikan makan harian sikecil. Berikut adalah makanan yang kaya akan vitamin D: ikan salmon, keju, ikan makarel, kuning telur, dan ikan tuna. Beberapa jenis makanan kemasan seperti roti, margarin, cereal, jus jeruk, dan susu sapi sudah ditambahkan kedalamnya vitamin D. Baca label kemasan untuk mengetahui kandungan vitaminya.

Selain dari makanan diatas, sebenarnya tubuh kita dapat memproduksi vitamin D sendiri dengan bantuan cahaya matahari. Para ahli merekomendasikan untuk berjemur selama 5-10 menit perhari disaat matahari tidak terlalu terik atau sebelum jam 10 pagi.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru