09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Resiko gangguan kandungan akibat ibu hamil terjatuh

KategoriKehamilan
Di lihat23523 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

apa yang ahrus dilakukan saat ibu hamil terjatuh?

Jatuh ketika hamil, meskipun tentunya perlu diwaspadai, sebenarnya merupakan hal yang sangat mungkin terjadi. Ibu hamil memang memiliki kecenderungan untuk kehilangan keseimbangan dan terjatuh yang disebabkan oleh beberapa hal. Yang pertama, titik keseimbangan tubuh yang bergeser ke depan karena perut yang membesar. Hal ini membuat ibu hamil sedikit sulit untuk berdiri tegak.

Baca juga: Pentingnya sarapan pagi untuk si kecil

Kedua, persendian di daerah pinggul yang melonggar akibat adanya hormon relaxin. Hal ini penting untuk memberi ruang untuk bayi yang terus tumbuh, namun membuat kaki bunda menjadi tidak stabil dan mudah terjatuh. Selain itu kelelahan, rasa tidak nyaman, dan tubuh yang lemas selama masa kehamilan juga membuat bunda mudah keseimbangan dan menurunkan kehati-hatian ketika berjalan.

Saat ibu hamil terjatuh

Bila bunda terjatuh ketika hamil, yang pertama harus dilakukan adalah tetap tenang. Peristiwa tersebut tentunya menyebabkan bunda syok, namun kecemasan berlebihan bisa memicu stres dan kontraksi rahim. Kontraksi rahim yang berlebihan dapat membuat kantung ketuban sobek bahkan menyebabkan kelahiran prematur.

Terdapat alasan yang kuat sehingga bunda tidak perlu khawatir berlebihan ketika terjatuh pada saat hamil. Bayi dalam kandungan diliputi perlindungan berlapis yang cukup kuat, yaitu cairan ketuban, kantung ketuban, otot rahim dan perut, serta rangka di sekitar perut. Organ-organ tersebut mampu melindungi bayi dari benturan, misalnya karena terjatuh.

Baca juga: 3 Resep jus penambah berat badan anak

Resiko kesehatan akibat ibu hamil jatuh

Memang, posisi kita ketika terjatuh sangat mempengaruhi dampaknya bagi kehamilan. Jatuh dalam posisi tengkurap adalah yang paling berbahaya karena janin langsung berbenturan dengan permukaan tanah. Hal ini bisa menyebabkan terkelupasnya plasenta (solutio placenta). Bila bagian plasenta yang terkelupas banyak, dokter mungkin akan mengambil tindakan untuk mengakhiri kehamilan.

Bunda juga mungkin jatuh dalam posisi terduduk sehingga poros tulang belakang terbentur. Bila tulang belakang cedera akibat jatuh, mungkin kita akan mengalami kesulitan ketika mengejan saat melahirkan. Posisi jatuh terlentang tidak membuat janin berbenturan langsung dengan tanah, namun bisa berbahaya bila kepala bunda terbentur. Hal ini mungkin membuat bunda kehilangan kesadaran setelah terjatuh.

Kapan harus menghubungi dokter?

Yang terpenting, segera hubungi dokter bila bunda mengalami rasa sakit yang sangat setelah jatuh, pendarahan meskipun sedikit (flek), ataupun bila pergerakan bayi berkurang atau bahkan hilang. Mungkin, dokter akan melakukan USG sekedar untuk memastikan bahwa janin dalam keadaan baik maupun tindakan lain untuk menolong bunda dan janin.

Baca juga: Makanan ajaib untuk meningkatkan imunitas anak

Jatuh ketika melahirkan memang memiliki resiko, karena itu kita harus ekstra hati-hati ketika ketika berjalan, terutama di permukaan tanah atau lantai yang licin atau tidak rata. Selalu ingat untuk menaiki atau menuruni tangga dengan perlahan-lahan saja, karena bunda mungkin tidak menyadari bila sedang berjalan terlalu cepat. Pastikan alas kaki yang bunda kenakan ketika berjalan nyaman dan bersol rata. Satu lagi, jangan ragu untuk meminta seseorang untuk menemani bunda ketika keluar rumah supaya ada orang yang bisa diminta bantuannya bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru