09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Sakit memperkuat sistem imun bayi, benarkah?

KategoriBayi
Di lihat2637 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Tips agar si kecil tak gampang sakit

Umumnya bayi dibawah usia 1 tahun rentan terserang penyakit-penyakit ringan seperti batuk, pilek, atau demam. Gangguan kesehatan semacam ini bahkan bisa terjadi lebih sering bila si kecil dititipkan di penitipan anak. Hal ini dapat disebabkan adanya penularan sumber penyakit dari teman si kecil yang kebetulan sedang sakit. Menanggapi kondisi tersebut, perlukah ayah dan bunda khawatir?

Baca juga: 7 Jenis makanan super sehat untuk si kecil

Sesering apa normalnya si kecil menderita sakit?

Khusus di negara tropis seperti Indonesia, normalnya, bayi dibawah 1 tahun dapat mengalami infeksi pernafasan berupa batuk pilek ringan sebanyak 8 hingga 12 kali dalam setahun.  Bila si kecil dibatasi kontaknya dengan orang asing dan hanya dirawat oleh orang-orang terdekat, mungkin ia hanya akan terserang infeksi pernafasan 1 hingga 2 kali dalam setahun. Namun, pada bayi yang memiliki banyak kontak dengan anak-anak lain, misalnya bila ia memiliki kakak atau bila ia dititipkan di penitipan anak, maka gangguan kesehatan semacam ini bisa lebih sering terjadi.

Tidak hanya itu, penyakit demam rata-rata berlangsung selama 8 hari hingga 2 minggu. Hal ini mungkin membuat ayah dan bunda merasa seolah si kecil tidak pernah sembuh dari sakit.

Cara kerja sistem imun tubuh bayi

Sistem imun ayah bunda sudah mampu menangkal penyakit-penyakit ringan akibat serangan virus. Berbeda dengan orang dewasa, pada 6 hingga 8 bulan awal masa hidupnya, bayi belum memiliki sistem imun yang sempurna. Pada usia ini, bayi masih membutuhkan ‘pertolongan’ dari antibodi bunda, yang ia dapatkan melalui plasenta selama di dalam kandungan dan dilanjutkan ketika ia mendapatkan ASI.

Baca juga: Tips sederhana agar si kecil tak mabuk perjalanan

Setelah itu tubuh si kecil harus membentuk antibodinya sendiri, yaitu melalui kontak dengan bermacam-macam virus dan kuman. Lambat laun, tubuhnya akan belajar membentuk antibodi yang cocok bagi jenis virus dan kuman yang menyerangnya. Ini disebut ‘adaptive immunity’ atau sistem imun adaptif, dan merupakan hal yang sangat penting bagi si kecil.

Apakah serangan kuman dapat meningkatkan sistem imun bayi?

Ada sebuah teori yang disebut Hygiene Hypothesis yang menyebutkan bahwa dengan melatih sistem imun pada awal masa kehidupan bayi akan memperkuat sistem imun itu sendiri. Hal ini juga bisa mengurangi resiko si kecil terserang penyakit asma dan alergi.

Ayah dan bunda patut waspada bila si kecil menderita demam lebih dari 12 kali dalam setahun. Pasalnya, sekitar 30 persen dari bayi yang mengalami gejala ini secara berulang-ulang memiliki alergi. Untuk itu, segera hubungi dokter untuk penanganan medis yang tepat.

Baca juga: Tips menurunkan demam balita tanpa obat kimia

Tips mencegah sakit pada si kecil

Meskipun sakit ringan bisa mendukung dan melatih perkembangan sistem imun tubuh si kecil, adalah wajar bila ayah dan bunda ingin mencegah serangan penyakit pada si buah hati. Berikut ini adalah tips untuk mencegah sakit pada si kecil:

  • Selalu cuci tangan ayah dan bunda sebelum berinteraksi dengan si kecil. Siapkan hand sanitiser di dalam tas dan gunakan setiap kali ayah dan bunda berada di taman, supermarket, atau bila berada di sekitar orang yang sakit.
  • Pastikan si kecil tidur cukup. Bayi pada umumnya tidak tidur cukup dan ini bisa mengganggu sistem imunnya.
  • Pastikan pola makan si kecil dan anggota keluarga lainnya sehat. Selain itu, tingkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan.
  • Jauhkan bayi dari rokok. Asap rokok bisa meningkatkan resiko bayi terserang infeksi pernafasan.
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru