09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Sumber kalsium non-susu untuk ibu hamil

KategoriKehamilan
Di lihat3494 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

inilah sumber kalsium untuk ibu hamil

Menurut data statistik, sekitar 1 dari 20 wanita hamil mengalami intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa adalah kondisi dimana tubuh tidak dapat mencerna laktosa, sejenis gula yang terdapat dalam susu dan produk susu. Bila di dalam usus kecil tidak terdapat cukup enzim laktase, maka tubuh akan ‘berjuang keras’ untuk memecah laktosa.

Baca juga: Tips agar si kecil tak mabuk perjalanan

Inilah yang umumnya menimbulkan rasa tidak nyaman setelah mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung susu. Gejala intoleransi laktosa biasanya berupa sakit perut, diare, perut kembung dan mual. Gejala yang muncul tergantung dari seberapa parah kondisi yang diderita dan seberapa banyak susu yang dikonsumsi.

Selaind alam susu, laktosa dapat pula menjadi komponen dari beberapa jenis makanan seperti biskuit, cake, saus keju, cream soup, dan custard. Karenanya, bagi mereka yang mempunyai intoleransi laktosa,  selalu periksa bahan makanan-makanan di atas, terutama bila mengandung susu, susu tanpa lemak, whey, dan gula susu.

Intoleransi laktosa dan kebutuhan susu ibu hamil

Ibu hamil sangat membutuhkan kalsium yang biasanya berasal dari susu serta produk turunannya. Pada umumnya, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi 3 porsi susu atau produk-produk turunanya dalam sehari. Lantas bagaiman dengan ibu hamil yang mengalami intoleransi laktosa? Adakah alternatif lain asupan kalsium selain susu yang juga mengandung laktosa?

Khusus bagi bunda hamil yang mengalami kondisi gangguan pencernaan laktosa diatas, berikut adalah beberapa makanan yang bisa bunda dipilih:

Baca juga: Tips menghindari bahaya dehidrasi pada balita

1. Susu kedelai berkalsium. Susu kedelai dapat digunakan sebagai pengganti susu dalam bahan masakan dan campuran sereal sarapan, teh, ataupun kopi. Namun, pastikan susu kedelai yang bunda konsumsi mengandung kalsium, setidaknya 100 mg tiap 100 gram.

2. Keju rendah laktosa. Keju yang bentuknya padat biasanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung laktosa. Jenis keju yang bisa dipilih misalnya cheddar. Keju yang teksturnya lebih lembut, seperti ricotta, feta, dan keju cottage biasanya mengandung laktosa lebih banyak.

3. Yogurth bebas laktosa. 200 gram yogurth setara dengan satu porsi susu. Yogurth tradisional biasanya mengandung banyak laktosa. Namun, beberapa produsen yogurth kini menyediakan yogurth jenis baru yang bebas laktosa.

4. Sayuran berdaun hijau. Sayuran berdaun hijau seperti bayam, sawi, brokoli, kale, dan sebagainya kaya akan kandungan kalsium. Sayuran-sayuran ini lezat bila disajikan dengan cara direbus, ditumis, dan diolah sebagai makanan pelengkap.

Baca juga: Jenis penyakit pada balita yang disebabkan jamur

5. Buah ara dan jeruk. Buah ara mengandung 121 mg kalsium per setengah cangkir, sedangkan jeruk mengandung 74 mg kalsium per buah. Selain itu buah-buahan ini juga kaya akan serat yang baik untuk pencernaan.

6. Tahu. Jenis makanan sehat kaya protein nabati ini juga kaya akan kandungan kalsium. Selain murah dan mudah didapat, makanan yang satu ini juga sangat lezat dan dapat diolah menjadi beragam masakan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru