09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Tips aman mengenalkan sosis pada bayi bunda

KategoriBayi
Di lihat3289 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

bolehkan si kecil makan sosis?

Sosis adalah salah satu makanan favorit di beberapa keluarga. Namun, bila ayah dan bunda  ingin mengenalkan sosis sebagai hidangan bagi si kecil, ada beberapa hal penting yang mesti diperhatikan.

Sebaiknya, tunggu hingga si kecil berusia 2 tahun sebelum memasukkan sosis ke dalam menu makanannya. Pasalnya, sebelum bayi cukup besar untuk mengunyah dengan benar, sosis memiliki bahaya bila tertelan. Kupas kulit sosis, kemudian iris tipis-tipis. Jangan mengirisnya dalam bentuk melingkar karena bisa tersangkut di saluran nafas. Lebih baik iris sosis memanjang terlebih dahulu, kemudian iris-iris dalam potongan yang lebih kecil. Hal ini dapat memudahkan si kecil untuk memakannya.

Baca juga: Waspada! bahaya tersedak benda kecil

Menurut Australian Dietary Guidelines, suatu panduan diet di Australia, sosis termasuk ke dalam ‘junk food’ sehingga hanya boleh dikonsumsi sekali-sekali dan dalam jumlah terbatas. Secara umum, sosis mengandung garam dalam jumlah tinggi sehingga tidak disarankan bagi bayi. Ginjal bayi belum berkembang sempurna sehingga harus bekerja keras untuk mengelola kandungan sodium yang tinggi dalam makanan.

Khusus anak berusia 2 hingga 3 tahun, konsumsi garam yang diperbolehkan adalah hingga 2.5 gram setiap harinya. Sayangnya, sebagian besar anak pada usia ini mengkonsumsi garam lebih banyak daripada yang seharusnya terutama kandungan garam yang tersembunyi dalam produk-produk makanan dan camilan yang dijual di pasaran.

Rata-rata, sosis mengandung 800 miligram garam tiap 100 gramnya. Steak daging dengan berat yang sama biasanya hanya mengandung 43 miligram garam. Beberapa produk sosis juga mengandung banyak lemak di dalamnya, kira-kira 20 persen.

Maka, bila ayah dan bunda ingin mengenalkan sosis bagi si kecil, berikut adalah cara yang lebih sehat.

Baca juga: Cara identifikasi obesitas pada balita

1. Pilih sosis dengan kandungan garam yang rendah. Sosis jenis ini biasanya mengandung 400 miligram garam tiap 100 gramnya, setengah dari jumlah rata-rata garam pada sosis biasa.

2. Pilih sosis dengan kandungan lemak yang rendah. Sosis jenis ini mengandung setengah dari kandungan rata-rata lemak pada sosis biasa.

3. Pilih sosis yang bebas bahan pengawet. Beberapa produk sosis mengandung bahan pengawet seperti sulfit dan nitrat. Hati-hati, karena beberapa orang sensitif terhadap zat pengawet ini.

4. Pilih sosis yang terbuat dari 100 persen daging, atau mendekati itu.

5. Sosis instan atau sosis siap makan hanya boleh dimakan sesekali. Sosis jenis ini rasanya lebih gurih karena mengandung penguat rasa (MSG) yang lebih tinggi daripada sosis biasa.

Baca juga: Waspada! Overdosis parasetamol pada anak

6. Bila mungkin, membuat sosis sendiri bisa menjadi pilihan. Bahan-bahan yang bisa digunakan adalah daging cincang, telur, remah roti, bawang, dan sayuran yang diparut. Camput adonan dengan menggunakan tangan, kemudian bentuk seperti sosis. Masak perlahan di penggorengan, balik sesekali hingga matang.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru