09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Tips jitu mengatasi kulit kering pada bayi

KategoriBayi
Di lihat14689 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

tips mencegah kulit kering pada bayi

Betapa bahagianya ayah dan bunda bila kulit si kecil sehat, lembut, dan cantik. Namun, sebagaimana kulit orang dewasa, kulit bayi juga bisa menjadi kasar dan kering. Kulit bayi yang kasar dan kering biasanya disebabkan oleh dermatitis, atau yang lebih dikenal dengan istilah eksim. Dermatitis atau eksim adalah peradangan pada kulit yang biasanya ditandai dengan kulit yang kemerahan dan adanya ruam. Dermatitis bisa disebabkan oleh alergi atau akibat dari iritasi. Gangguan kulit ini bisa sangat mengganggu karena membuat si kecil merasa gatal, bahkan mungkin disertai peradangan, dan membuatnya sering menangis.

Dahulu dermatitis biasa terjadi pada 1 dari 20 bayi. Namun, dalam beberapa dekade ini kasus dermatitis menjadi lebih sering terjadi. Untungnya, anak biasanya mulai sembuh dari gangguan kulit ini pada usia sekolah.

Baca juga: 5 Alternatif petualangan outdoor untuk si kecil

Yang perlu dilakukan bila si kecil menderita dermatitis

Bila yang terjadi hanya gangguan ringan seperti kulit kering, ayah dan bunda bisa memberikan pelembab kulit bagi si kecil. Pilih pelembab kulit khusus bayi yang lembut. Yang perlu diperhatikan, pelembab kulit tersebut sebaiknya bebas dari lanolin, propylene glycol, pewangi, dan zat pengawet. Pasalnya, pelembab yang bebas dari zat-zat tersebut sifatnya lebih lembut dan aman bagi kulit sensitif. Pelembab kulit yang cocok bisa berbeda untuk setiap bayi. Di musim dingin dimana udara biasanya lebih kering, pelembab kulit bisa diberikan lebih sering.

Selalu ingat untuk tidak memandikan si kecil dengan air yang terlalu panas karena bisa membuat kulit bayi menjadi kering. Selain itu, hindari penggunaan sabun. Sebagai gantinya ayah dan bunda bisa menggunakan pembersih khusus bayi yang sifatnya lebih lembut.

Baca juga: Agar si kecil suka sayuran

Setelah mandi biasakan untuk mangusap-usap kulit bayi dengan lembut (bukan digosok) dan kemudian berikan pelembab kulit. Kegiatan sederhana ini tidak hanya membuat bayi merasa lebih nyaman dan rileks, namun juga bisa lebih mempererat hubungan antara si kecil dengan ayah dan bunda.

Satu lagi, pilih pakaian dari bahan dengan sirkulasi udara yang baik supaya kulit si kecil bisa bernafas. Bahan yang bisa dipilih misalnya katun. Ayah dan bunda sebaiknya tidak memilih pakaian bayi yang berbahan wool, nylon, dan bahan-bahan yang sifatnya sintetis. Bahan-bahan tersebut biasanya bersifat panas dan bisa menyebabkan iritasi, yang mana bisa memperparah gangguan dermatitis. Sebagai alternatif, kini telah tersedia bahan-bahan pakaian khusus untuk penderita eksim (termasuk bayi dan anak-anak) yang terbuat dari serat bambu atau katun organik.

Baca juga: 4 Langkah pencegahan gigi berlubang pada balita

Hubungi dokter bila gangguan ini terjadi

Bila kulit bayi kemerahan, berdarah, dan tidak membaik setelah dilakukan perawatan di atas, ayah dan bunda sebaiknya menghubungi dokter. Gangguan tersebut mungkin bukanlah dermatitis, melainkan reaksi alergi. Hindari penggunaan krim steroid karena bisa memperparah gangguan kulit bila disertai infeksi. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memperoleh saran medis yang tepat untuk mengatasi gangguan kulit ini.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru