09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Awas: 5 Jenis resiko kecelakaan pada si kecil di rumah

KategoriParenting
Di lihat620 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

berikut adalah lima bahaya yang mengintai si buah hati saat berada dirumah

Rumah adalah tempat teraman bagi anggota keluarga termasuk si buah ahti, namun demikian resiko terjadi kecelakaan dapat terjadi di rumah. Demi keamanan si kecil, para orang tua perlu menerapkan aturan keselamatan di rumah. Berikut adalah cara mencegah 5 jenis kecelakaan yang sering terjadi di rumah, yaitu jatuh, tersedak, kebakaran, keracunan, dan terluka oleh pisau.

1. Mencegah jatuh

  • Pastikan lantai kamar mandi tidak licin dengan cara memasang alas pada lantai. Pasang juga pegangan pada dinding kamar mandi.
  • Perhatikan keamanan tangga rumah, baik tangga di dalam rumah maupun di luar. Pastikan tidak ada benda-benda yang berantakan pada tangga sehingga menghalangi jalan. Pasang juga pegangan pada tangga, lebih baik lagi bila dipasang di kedua sisi tangga. Jangan lupa memasang lampu supaya daerah tangga cukup penerangan.
  • Pastikan penerangan di rumah cukup di malam hari dengan cara memasang lampu malam di kamar tidur dan kamar mandi.
  • Pasang terali pada jendela, terutama yang terletak di lantai atas untuk mencegah anak-anak terjatuh. Akan tetapi, pastikan terali tersebut mudah dibuka bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya kebakaran. Selalu awasi anak-anak ketika berada di sekitar jendela untuk meminimalkan resiko kecelakaan.

Baca juga: 6 Kegiatan bermain bagi bayi yang baru lahir

2. Mencegah keracunan

  • Kenali zat-zat yang bisa berbahaya bagi kesehatan, terutama yang mungkin terkandung dalam kosmetik, pupuk, sabun pencuci piring, detergen, dan zat pelapis furnitur.
  • Belilah produk-produk dengan kemasan yang aman bagi anak-anak, biasanya dengan pengaman pada tutupnya.
  • Letakkan produk-produk berbahan kimia berbahaya jauh dari jangkauan anak-anak, misalnya di tempat penyimpanan yang tinggi ayau di kabinet yang terkunci. Jangan menggunakan wadah makanan untuk menyimpan obat-obatan.
  • Awasi anak-anak ketika berdekatan dengan produk-produk berbahan kimia berbahaya.
  • Gunakan produk berbahan kimia sesuai aturan pakai dan jangan mencampur dua produk atau lebih karena bisa menimbulkan reaksi kimia.
  • Ikuti aturan pakai dan simpan dengan baik obat-obatan setelah digunakan. Segera buang obat-obatan yang sudah kadaluarsa. Jangan membuang obat-obatan yang sudah kadaluarsa ke dalam toilet, kecuali bila diperbolehkan pada petunjuk penggunaannya.

3. Menghindari luka karena pisau dapur

  • Selalu gunakan ukuran dan jenis pisau yang tepat untuk pekerjaan yang kita lakukan. Hal ini mempermudah pekerjaan kita sekaligus membuatnya lebih aman. Gunakan talenan untuk memotong bahan-bahan makanan dan jangan memegang bahan makanan di tangan ketika memotongnya. Bengkokkan jari-jari ketika memotong bahan makanan dan jauhkan jari dari mata pisau.
  • Terkadang, perhatian kita teralih oleh dering telepon, suara televisi, atau suara anak-anak ketika sedang menggunakan pisau. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi bahkan menimbulkan kecelakaan.
  • Biarkan pisau yang terjatuh jatuh ke lantai, jangan mencoba menangkapnya karena berbahaya.
  • Perhatikan dimana kita meletaqkkan pisau. Jangan meletakkan pisau di tepi talenan atau meja karena bisa terjatuh dan melukai orang lain. Jangan meletakkan lap di atas pisau atau meletakkan pisau di dalam wastafel dapur. Bila ada orang yang mengambil lap atau meraih ke dalam wastafel, orang tersebut bisa terluka.
  • Simpanlah pisau yang sedang tidak digunakan di tempat penyimpanan khusus pisau, bukan di laci dapur. Bila ada anak-anak di rumah, pastikan tempat penyimpanan tersebut jauh dari jangkauan mereka.
  • Selalu ingatkan anak-anak untuk tidak berlarian di dapur. Bila anak-anak sudah cukup besar untuk menggunakan pisau, ajarkan mereka aturan keselamatan dalam menggunakannya. Tunjukkan juga cara memegang pisau yang benar, yaitu mata pisau selalu mengarah ke bawah.

Baca juga: 4 Tips menjaga kulit lembut bayi

4. Mencegah kebakaran

  • Pastikan alarm kebakaran berfungsi di setiap lantai di rumah. Lebih baik lagi bila alarm dipasang di dekat tiap kamar tidur. Tes setiap alarm setiap bulan dan ganti baterainya paling tidak setahun sekali.
  • Pastikan kegiatan memasak di rumah aman. Gulunglah lengan baju ketika memasak dan jangan memasak dengan lengan baju yang panjang dan longgar. Jangan biarkan anak-anak bermain di sekitar kompor atau membantu mengerjakan tugas dapur yang menggunakan kompor.
  • Simpan korek api di tempat yang aman dari jangkauan anak-anak. Tutup setiap stop kontak yang ada dalam jangkauan anak-anak. Hindari kabel yang rusak atau terkelupas dan perbaiki dengan segera. Matikan setrika dan gulung kabelnya segera ketika sudah tidak digunakan. Jangan lupa untuk menyimpannya jauh dari jangkauan anak-anak.
  • Hati-hati ketika merokok. Jika masih ada anggota keluarga yang merokok, hindari melakukanya di dalam rumah. Jangan lupa celupkan ujung puntung rokok ke air sebelum membuangnya ke tempat sampah. Lebih baik lagi bila kita bisa menghentikan kebiasaan merokok.
  • Simpan tabung pemadam kebakaran di tempat-tempat strategis dan pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui cara penggunaannya.

Baca juga: 6 Cara aman pemberian susu formula pada si kecil

5. Mencegah tersedak

  • Simpan baik-baik benda-benda yang bisa tertelan oleh anak-anak dan menyebabkan tersedak. Tolok ukurnya, bila benda itu bisa melewati lubang toilet, berarti ia bisa tertelan oleh anak-anak dan harus disimpan dengan baik. Periksa juga di setiap tempat yang tersembunyi, seperti di bawah ranjang, di atas rak, dan sebagainya supaya benda-benda tersebut tidak dimasukkan si kecil ke dalam mulutnya.
  • Ajari si kecil untuk mengunyah dan menelan makana dengan baik sebelum bicara, tertawa, atau berjalan-jalan. Jangan biarkan anak-anak yang berusia di bawah 4 tahun memakan makanan yang bentuknya bulat, licin, dan kecil (misalnya: kacang utuh, kismis, anggur, potongan wortel atau sosis yang bundar) karena bisa menyebabkan tersedak.
  • Ikuti batas usia yang diijinkan untuk menggunakan mainan tertentu. Amankan setiap potongan atau serpihan mainan yang rusak karena bisa menimbulkan tersedak bila si kecil menemukannya dan memasukannya ke mulut.
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru