09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Tips mencegah sukar bernafas dimasa akhir kehamilan

KategoriKehamilan
Di lihat347 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

penyebab dan cara mengatasi sesak nafas saat hamil

Wanita yang sedang menjalani bulan-bulan terakhir kehamilan biasanya mengalami sukar bernafas. Kondisi tersebut umumnya ditandai nafas yang dangkal dan lebih cepat dari biasanya. Hal ini wajar terjadi karena pada bulan-bulan terakhir janin yang sudah besar menekan diafragma sehingga membuat paru-paru ikut tertekan.

Jangan khawatir, sukar bernafas pada periode ini biasanya tidak berbahaya, baik bagi bunda maupun janin. Sukar bernafas biasanya semakin terasa bila bunda mengalami kenaikan berat badan yang cukup signifikan selama kehamilan atau bila sedang hamil anak kembar.

Baca juga: 4 Olahraga yang cocok pasca persalinan

Penyebab sukar bernafas saat hamil

Selain dikarenakan tertekanya diafragma, terkadang, sukar bernafas merupakan pertanda gangguan anemia. Bila ibu hamil mengalami anemia, tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyediakan oksigen bagi ibu dan janin sehingga sukar bernafas lebih mudah terjadi.

Kondisi yang sama juga bisa disebabkan oleh penyakit asma yang diderita oleh ibu hamil. Bila demikian, konsultasikan gejala dengan dokter. Begitu pula bila sukar bernafas disertai dengan nyeri di bagian dada, detak jantung yang cepat dan tidak beraturan, atau berkeringat pada telapak tangan dan kaki, segera hubungi dokter untuk memperoleh saran medis yang tepat.

Tips mencegah masalah pernafasan pada ibu hamil

Meskipun merupakan hal yang wajar, sukar bernafas di akhir masa kehamilan dapat sebenarnya dicegah. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya:

1. Jaga berat badan ideal

Konsumsi diet sehat bernutrisi seimbang untuk mencegah kenaikan berat badan yang terlalu banyak selama kehamilan. Kurangi konsumsi gula, lemak, dan garam karena dapat memicu kenaikan berat badan.

Baca juga: Fakta mengejutkan seputar tidur si kecil

Pastikan juga bunda cukup minum air bila mengalami sukar bernafas karena ia bisa memicu dehidrasi. Kurangi minuman berkafein dan softdrink karena minuman-minuman tersebut membuat produksi urin meningkat.

2.Hindari serangan anemia

Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia yang merupakan salah satu penyebab terjadinya sukar bernafas. Untuk meningkatkan penyerapan zat besi oleh tubuh, perbanyak juga konsumsi vitamin C, bisa dari makanan atau suplemen.

Makanan-makanan yang merupakan sumber alami zat besi antara lain daging merah, sayuran berdaun hijau tua, dan buah beri yang berwarna gelap. Hindari mengkonsumsi makanan kaya kalsium di dekat waktu mengkonsumsi makanan atau suplemen sumber zat besi karena kalsium bisa menghambat penyerapan zat besi.

Bagi ibu yang menerapkan pola makan vegetarian, jangan terlalu banyak mengkonsumsi kacang-kacangan yang kulit arinya berwarna gelap karena ia bisa menghambat penyerapan zat besi dari makanan lain.

Baca juga: 6 Tips memacu skill motorik si buah hati

3. Lakukan olah raga rutin

Olahraga ringan seperti yoga, berjalan santai di pagi hari, atau berenang dapat melatih kita mengontrol pernafasan, Akan tetapi, hati-hati ketika berolahraga dan jangan berolahraga terlalu keras hingga kita kelelahan dan akhirnya malah menimbulkan sukar bernafas.

Untuk itu, pastikan instruktur olahraga tahu bahwa kita sedang hamil atau ikuti kelas khusus ibu hamil. Hati-hati juga dalam melakukan tugas-tugas di rumah. Lebih baik, pekerjakan asisten rumah tangga atau mintalah bantuan keluarga supaya kita tidak terlalu kelelahan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru