09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Tips menghindari infeksi toxoplasma pada ibu hamil

KategoriKehamilan
Di lihat1091 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

saran dari ahli agar bunda terhindar dari infeksi toxoplasma

Meski penyebab toxoplasmosis yaitu parasite toxoplasma gondii sering disebut-sebut disebarkan oleh kucing, ayah bunda perlu waspada karena infeksi penyakit ini dapat disebabkan oleh sumber lainya seperti daging mentah, air minum, serta makanan yang terinfeksi toxoplasma. Hampir semua jenis daging mentah atau setengah matang dapat terkontaminasi sumber penyakit ini.

Sekilas tentang toxoplasma

Baca juga: Jenis minuman terlarang untuk bayi

Cara yang paling aman agar terhindar dari infeksi toxoplasma adalah dengan memasak daging secara sempurna karena panas dapat membuhun parasite tersbut. Saat toxoplasma berada dalam fase oosit, (semacam ‘spora’), mahluk renik ini bisa hidup sampai 18 bulan jika lingkunganya mendukung.

Toxoplasmosis dikategorikan sebagai bentuk infeksi yang dapat menyerang ibu hamil dan dapat menginfeksi janin lewat plasenta. Janin yang terinfeksi parasit ini dapat mengalami beragam kondisi dari level ringan sampai bahaya. Jika tidak segera ditangani, toxoplasmosis pada janin beresiko menimbulkan kematian saat lahir serta cacat fisik pada janin.

Berikut adalah beberapa tips khususnya saat menangani daging agar ibu hamil dapat terhindar dari serangan toxoplasma.

1. Membekukan danging dalam freezer selama beberapa hari dapat menurunkan populasi sumber penyakit, meski tidak menghilangkan secara total.

2. Masak danging secara sempurna. Langkah ini adalah upaya paling efektif dalam menghilangkan potensi infeksi toxoplasma terutama pada ibu hamil. Umumnya daging akan matang sempurna saat dimasak dengan temperatur yang berkisar antara 71-81 derajat celcius.

3. Pastikan bunda mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah mengolah bahan makanan mentah termasuk daging.

Baca juga: Manfaat daging sapi bagi ibu hamil

Cara lain menghindari toxoplasmosis

1. Biasakan untuk selalu mencuci bersih buah dan sayuran sebelum dimasak atau sebelum disimpan dalam lemari es. Cuci juga tempat atau peralatan yang digunakan untuk memasak termasuk pisau, alas potong, piring, gelas, dan sendok menggunakan sabun.

2. Hindari minum susu sapi yang belum dimasak dan telur setengah matang. Jaga agar makan tidak kontak dengan hewan termasuk lalat dan kecoa.

3. Hindari menyentuh mulut, hidung, dan mengucek mata saat ibu hamil mengolah makanan mentah. Jika bunda mempunyai luka terbuka, misalnya karena teriris pisau, pastikan untuk memberikan larutan antiseptik kemudian membungkusnya dengan sempurna agar terhindar dari sumber infeksi.

4. Saat berada dilapangan, hindari mengkonsumsi air mentah meski nampak jernih. Jika bunda senang bercocok tanam, gunakan sarung tangan karena toxoplasma bisa ditemukan dalam tanah. Sekali lagi, pastikan bunda mencuci tangan menggunakan sabun meski telah menggunakan sarung tangan.

Baca juga: Bakteri penyebab keracunan pada balita

Tanda-tanda ibu hamil mengalami toxoplasma

Umumnya gejala infeksi toxoplasma agak sulit diketahui kecuali melalui tes laboratorium, terutama pada mereka yang memiliki imunitas bagus. Jika ada, gejala yang muncul berupa pembengkakan kelenjar getah bening, sakit otot, cape-cape, sakit kepala, demam, atau radang tenggorokan. Gejala-gejala yang muncul umumnya mirip dengan flu atau pilek biasa sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami toxoplasmosis.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru