09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Tips menjaga suplai ASI selama menyusui

KategoriMenyusui
Di lihat2569 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

tips agar produksi asi tetap lancar

Para ahli sepakat bahwa minuman terbaik untuk bayi adalah ASI. Air susu ibu memiliki segudang manfaat, diantaranya mangandung nutrisi yang diperlukan tubuh si kecil serta antibodi yang baik untuk meningkatkan sistem imun tubuh bayi. Penelitian juga membuktikan bahwa ASI bisa menghindarkan anak dari kecenderungan penyakit menurun seperti asma, alergi makanan, dan diabetes serta mengurangi resiko kanker payudara bagi anak perempuan. Si kecil yang minum cukup ASI juga lebih jarang mengalami obesitas ketika dewasa.

Baca juga: Tips mengatasi anak penakut

Tanda bayi sudah cukup mendapat ASI

Dengan segudang manfaat yang dikandungnya, para ibu pasti ingin memaksimalkan pemberian ASI kepada si buah hati. Karenanya, menjaga suplai ASI yang cukup bagi si kecil menjadi penting. Banyak ibu takut bahwa mereka tidak memberikan cukup ASI bagi si kecil, terutama bila si kecil menangis setelah disusui. Padahal, tangisan bayi setelah disusui tidak selalu berarti mereka masih lapar, melainkan bisa karena lelah atau terlalu kenyang sehabis minum susu. Berikut adalah beberapa cara untuk mengetahui apakah si kecil telah cukup diberi ASI:

  • 6 Hingga 8 popok kain basah atau 5 popok sekali pakai yang penuh setiap harinya.
  • Berat badan bayi meningkat secara ideal (tanyakan kepada dokter anak atau tenaga kesehatan lain untuk mengetahui peningkatan berat badan yang ideal bagi bayi bunda).
  • Bayi buang air besar setiap hari (bila si kecil berusia kurang dari 6-8 minggu).

Bila berat badan si kecil turun bunda mungkin akan disarankan untuk memberikan lebih banyak susu pada si kecil (kecuali pada minggu pertama setelah kelahiran dimana bayi mungkin saja menurun berat badannya). Untuk itu, bunda bisa memberikan ASI yang diperas atau menambahkan susu formula.  Bila bunda memberikan susu formula, bukan berarti bunda harus menyapih si kecil. Ini hanyalah cara sementara untuk meningkatkan berat badan si kecil. Bunda bisa memberikan susu formula sebagai tambahan bagi ASI sebelum bunda menyusui secara penuh lagi.

Baca juga: Tips menumbuhkan balita cerdas

Frekuensi pemberian ASI

Suplai ASI berkaitan dengan jumlah ASI yang diberikan bunda kepada buah hati. Setiap kali bunda menyusui, kelenjar susu akan memperoleh pesan untuk mengahasilkan air susu kembali. Semakin banyak susu diberikan, maka produksinya akan meningkat. Karenanya, akan sangat baik bila bunda bisa memberikan susu ekstra dalam sehari. Misalnya, bila bunda biasa menyusui setiap 3 atau 4 jam sehari, bunda bisa memberikan ASI 1 kali di antara waktu-waktu menyusui tersebut. Lebih baik lagi bila bunda bisa memberikan susu ekstra di malam hari. Sebab, pada malam hari tingkat prolaktin bunda akan meningkat sehingga produksi air susu juga semakin banyak.

Bila si kecil tampak tidak tenang setelah disusui, ambil jeda kira-kira 20 hingga 30 menit, kemudian berikan ASI kembali. Bila bayi langsung tertidur setelah minum susu, bunda biasa memeras air susu untuk disimpan di lemari es. Hal ini bisa merangsang produksi air susu.

Baca juga: Mengatasi susah BAB pada anak secara alami

Saat menyusui bisa menjadi waktu bagi bunda untuk beristirahat. Karenanya, pastikan bunda berada di posisi yang  nyaman, putar musik yang lembut, dan matikan ponsel sejenak. Istirahat yang cukup adalah salah satu cara menjaga suplai ASI selain makan makanan bernutrisi dan minum air yang cukup.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru