09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Tips penerbangan ditrimester ketiga kehamilan

KategoriKehamilan
Di lihat417 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

tips perjalanan udara khusus ibu hamil di trimester ketiga

Melakukan penerbangan pada trimester ketiga kehamilan (hingga minggu ke-36) cukup aman dilakukan, selama bunda berkonsultasi dahulu dengan bidan atau dokter kandungan yang merawat kesehatan bunda selama kehamilan.

Bila bunda menjalani kehamilan beresiko tinggi, dokter atau bidan biasanya akan menganjurkan bunda untuk tetap di rumah. Keputusan tersebut biasanya diambil bila kondisi di bawah ini terjadi.

Baca juga: Tips untuk para ayah agar dekat dengan si kecil

1. Bunda sedang hamil anak kembar.

2. Bunda mengidap diabetes atau tekanan darah tinggi.

3. Bunda mengalami pendarahan atau kelainan pada plasenta.

4. Bunda memiliki kemungkinan mengalami persalinan prematur.

5. Bunda pernah mengalami bekuan darah.

Meskipun kehamilan bunda dalam kondisi normal, sangat disarankan untuk tidak melakukan penerbangan setelah minggu ke 36 kehamilan. Pasalnya, persalinan mungkin saja terjadi setelah minggu ke-36. Beberapa maskapai bahkan melarang ibu yang sedang menjalani beberapa minggu terakhir kehamilannya untuk melakukan penerbangan.

Tips penerbangan ibu hamil

Sebelum melakukan penerbangan, carilah informasi seputar tempat-tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak di tempat tujuan bunda. Hal ini penting sebagai langkah antisipasi apabila bunda membutuhkan layanan kesehatan selama di perjalanan. Jangan lupa untuk menyimpan semua kontak yang penting berkaitan dengan hal tersebut.

Baca juga: Inilah bahaya tersembunyi dibalik bedak bayi

Bila bunda dan janin dalam keadaan sehat, biasanya tidak menjadi masalah bila bunda harus melewati pemeriksaan sinar-x sebelum melakukan penerbangan. Akan tetapi, bunda perlu berhati-hati bila bunda sering melakukan penerbangan atau bila bunda termasuk awak kabin pesawat.

Selama penerbangan, buatlah diri kita senyaman mungkin. Bila memungkinkan, pilihlah tempat duduk di bagian tengah pesawat yang minim goncangan, atau di bagian depan supaya ruang untuk kaki lebih besar. Usahakan memilih tempat duduk yang memungkinkan bunda pergi ke kamar mandi atau sekedar berjalan untuk melemaskan kaki dengan mudah.

Duduk dalam waktu yang lama dapat meningkatkan resiko terbentuknya bekuan darah pada wanita hamil. Karena itu, kita sebaiknya bangkit dan berjalan di sekitar kabin setidaknya 1 jam sekali, atau sekedar melakukan peregangan kaki di tempat duduk setiap 30 menit sekali.

Pada saat duduk di tempat duduk pesawat, gunakan sabuk pengaman dengan benar, yaitu di bawah perut dan di atas pangkal paha. Minumlah cukup cairan, terutama air putih untuk mencegah dehidrasi akibat udara di kabin pesawat yang kering. Hindari minuman berkafein, misalnya teh, kopi, dan softdrink sebelum penerbangan. Minuman berkafein bersifat diuretik sehingga dapat meningkatkan produksi urin.

Baca juga: Tips mudah mensterilkan botol susu bayi

Bunda juga perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan yang menghasilkan banyak gas sebelum penerbangan. Gas yang terperangkap di perut akibat memakan makanan-makanan bergas (misalnya kubis atau kacang-kacangan), dapat mengembang ketika kita berada di ketinggian. Hal ini ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut selama penerbangan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru