09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Waspada! Bahaya asap rokok bagi balita ayah bunda

KategoriParenting
Di lihat3193 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Si kecil lebih rentan bahaya asap rokok

Harus diakui bahwa tingkat kesadaran kolektif kita akan bahaya asap rokok masih kalah jauh dibanding Negara-negara maju. Meski demikian, ayah bunda diharapkan menjadi pelindung si kecil dari bahaya yang asap rokok, mengingat dampak negatif yang di timbulkan asap pembakaran tembakau bagi si kecil sangat nyata. Hasil penelitian menunjukan, dalam sebatang rokok, terdapat lebih dari 4000 zat kimia, dimana 60 diantaranya terbukti menjadi pemicu kangker pada manusia.

Anak-anak sering kali menjadi perokok pasif tanpa disadari ketika orang tua atau saudara atau teman orang tua merokok didekat mereka. Menurut ahli, seseorang dikatakan menjadi perokok pasif ketika mereka terpapar asap rokok yang dihembuskan perokok aktif, atau asap yang keluar dari rokok nya itu sendiri.

Baca juga: Jenis aktifitas fisik yang bagus untuk si kecil

Banyak orang tua perokok yang merasa aman saat si kecil sedang tak didekatnya, faktanya asap rokok yang ada diruangan akan tetap ada selama hamper 5 jam meski tak kasat mata. Asap tersebut akan menempel di furnitur, karpet, pakaian, gordeng, dan perlengkapan lain didalam rumah. Hal ini lah yang membuat secara tidak disadari si kecil terpapar asap rokok.

Si kecil lebih rentan terhadap bahaya asap rokok

Bayi dan balita dikategorikan lebih beresiko terkena dampak buruk asap rokok bila dibanding orang dewasa karena saluran pernafasan mereka yang kecil dan system imun mereka yang masih berkembang. Saluran pernafasan yang kecil akan membuat si kecil bernafas lebih sering, dan itu membuat lebih sering menghisap asap rokok jika disekitarnya ada yang merokok.

Baca juga: Yang harus dilakukan jika si kecil alergi telur

Gangguan kesehatan akibat menjadi perokok pasif

Bayi yang tepapar asap rokok dapat mengalami gangguan pernafasan dan ketidakteraturan detak jantung. Kondisi ini menjadikan si kecil rentan mengalami sindrom kematian tiba-tiba (Sudden Infant Death Syndrome). Sedangkan anak-anak yang lama terpapar asap dari perokok aktif dalam waktu yang cukup lama dapat mengalami beragam gangguan medis akut pada bagian organ pernafasan mereka terutama organ paru-paru termasuk: asma, bronhitis, infeksi telinga, kangker darah, batuk rejan, gangguan indra penciuman, meningitis, pneumonia, dan beragai gangguan medis lainya.

Hasil sebuah penelitian juga menunjukan adanya hubungan antara terpapar asap rokok dengan jangguan prilaku dan kesulitan belajar. Anak-anak yang sudah terbiasa tinggal di lingkungan perokok juga memiliki kecenderungan lebih besar untuk menjadi perokok saat mereka beranjak remaja.

Baca juga: 5 Masalah gizi yang mumum terjadi pada balita

Lindungi si buah hati dari bahaya asap rokok

Jika orang tua merokok, upaya terpenting untuk melindungi si kecil dari bahaya asap rokok adalah berhenti merokok. Tindakan ini akan mengurangi peluang si kecil terpapar asap rokok secara signifikan, dan yang terpenting orang tua telah memberi contoh untuk tidak jadi perokok.

Jika orang tua belum bias berhenti merokok, atau adaanggota keluarga dekat yang masih merokok, upayakan untuk tidak merokok di dekat si kecil dan diruangan yang sering dipakai sikecil bermain. Hindari pula merokok didalam mobil saat ada si kecil. Membuka jendela mobil saat merokok tidak akan menghilangkan bahaya asap rokok bagi si kecil

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru