09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Waspada heat stress pada bayi dan cara mengatasinya

KategoriBayi
Di lihat2261 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

waspada bahaya kepanasan pada bayi

Pada saat cuaca panas, suhu tubuh bayi lebih mudah meningkat. Hal ini dikarenakan metabolisme pada bayi yang berjalan lebih cepat daripada orang dewasa sehingga menghasilkan lebih banyak panas. Sayangnya, kelenjar keringat pada bayi belum bekerja sempurna sehingga kemampuan mereka dalam menyesuaikan suhu tubuhnya belum sebaik orang dewasa. Kondisi ini dapat menyebabkan si buah hati sangat rentan terhadap overheating atau suhu badan terlalu tinggi.

Baca juga: 3 Langkah menumbuhkan balita pintar

Apa itu heat stress?

Bila suhu tubuh kita terus naik dan tidak bisa dikontrol melalui mekanisme berkeringat, maka kemungkinan kita akan mengalami berbagai gejala gangguan kesehatan yang mengarah pada heat stress. Ada tiga tingkatana heat stress, yaitu dehidrasi, heat exhaustion, dan heat stroke.

1. Dehidrasi pada bayi biasanya ditandai dengan kelesuan dan mengantuk. Terkadang bibir bayi akan mampak kering serta urin nampakĀ  berwarna lebih pekat. Untuk mengatasinya, perbanyak minum ASI atau jika diperlukan ayah bunda dapat juga memberikan air putih. Bila si kecil tidak suka air putih, bunda bisa menggantinya dengan jus apel yang diencerkan, jelly, ataupun cairan lain. Tidak usah khawatir bila gejala di atas diikuti berkurangnya nafsu makan. Yang penting, tetap berikan cairan yang cukup.

2. Bayi yang mengalami heat exhaustion akan mengalami gejala kelelahan dan kelesuan. Kulitnya mungkin akan menjadi dingan dan berkeringat dan nafasnya dangkal. Bila ayah dan bunda melihat gejala ini, segera baringkan si kecil di tempat yang lebih dingin. Lepaskan pakaiannya untuk membantunya mendinginkan tubuh. Letakkan kain yang dibasahi pada dahi dan pinggangnya. Kipasi ia dengan lembut dan berikan cukup air. Jika ayah bunda tidak yakin, segera bawa si kecil ke dokter anak untuk mendapatkan pemeriksaan lanjut.

Baca juga: 7 Tips alami mengoptimalkan kekebalan tubuh si kecil

3. Bayi yang mengalami heat stroke akan merasa sangat kepanasan dan kering ketika disentuh, nafasnya dangkal, nadinya cepat, dan mungkin kehilangan kesadaran. Bayi yang mengalami gejala ini harus cepat-cepat diberi pertolongan medis. Sebagai pertolongan pertama, lepaskan pakaian bayi dan dinginkan tubuhnya menggunakan kain yang dibasahi.

Mencegah serangan heat stress pada bayi

  • Pada cuaca panas, kenakan pakaian tipis yang terbuat dari bahan yang dingin, longgar, serta menutup tangan dan kaki.
  • Ketika di luar ruangan, pastikan bayi memakai topi dan pelinding sinar matahari. Pakaikan pula kaca mata hitam ukuran bayi bila ia mau memakainya.
  • Pastikan bayi mengkonsumsi cukup cairan.
  • Hindari keluar rumah di saat cuaca sedang panas-panasnya dan ajak bayi bermain di tempat teduh.
  • Jangan pernah meninggalkan bayi dalam mobil yang terparkir. Udara dalam mobil yang terparkir bisa 30 derajat hingga 40 derajat lebih tinggi dibanding suhu di luar.

Menangani heat stress

Baca juga: Menanggulangi serangan biduran pada anak balita

Sebagaimana bayi yang mengalami dehidrasi, berikan cukup cairan. Bila si kecil menolaknya, ganti dengan jus apel yang diencerkan, jelly, atau es batu berisi buah. Terus berikan cairan dan jangan khawatir bila ia menolak makan untuk sementara.

Bila bayi muntah, mengalami diare, atau menolak untuk minum segera hubungi dokter. Bila ia memproduksi hanya sedikit urin, nampak lebih rewel daribiasanya, mengantuk dengan tidak wajar, atau bahkan hilang kesadaran, segera bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru