09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Waspada: Infeksi saluran kemih selama kehamilan!

KategoriKehamilan
Di lihat607 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

penyebab infeksi saluran kemih saat hamil dan cara mengatasinya

Infeksi saluran kemih dapat disebabkan oleh bakteri dari kulit, vagina, atau rektum. Bakteri tersebut masuk ke dalam uretra kemudian bergerak ke atas. Ia mungkin berhenti di dalam kandung kemih kemudian berkembang biak disana sehingga menimbulkan inflamasi dan gejala-gejala lain, seperti lebih sering buang air kecil dan adanya rasa panas ketika buang air kecil.

Baca juga: Tips mengatasi mimpi buruk si kecil

Dalam kondisi lanjut, bakteri tersebut dapat bergerak terus ke atas melewati ureter hingga menuju ginjal. Bila hal ini terjadi, ginjal bisa terinfeksi bakteri.

Infeksi yang terjadi pada ginjal merupakan komplikasi paling serius dalam masa kehamilan. Infeksi tersebut bisa menyebar melalui aliran darah dan membahayakan nyawa ibu hamil.

Infeksi ginjal juga bisa berakibat fatal bagi janin, yaitu dapat memicu kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat rendah, bahkan kematian janin atau bayi sesaat setelah kelahiran. Terkadang, infeksi saluran kemih tidak menimbulkan gejala khusus. Bila hal ini terjadi pada ibu hamil, kondisi ini dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi ginjal.

Baca juga: 6 Tips membangun prilaku positif anak

Kehamilan Vs resiko infeksi ginjal

Wanita hamil memiliki resiko infeksi ginjal yang lebih besar. Berikut beberapa penyebabnya:

  • Peningkatan kadar hormon progesteron selama kehamilan menyebabkan aliran urin di dalam ureter menjadi lebih lambat.
  • Peningkatan kadar progersteron juga menyebabkan pergerakan urin di dalam kandung kemih menjadi lebih lambat sehingga menjadi lebih sulit untuk mengosongkan kandung kemih. Selain itu, hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya reflux (gerakan urin naik ke dalam ginjal).
  • Uterus yang membesar memberikan tekanan pada ureter sehingga aliran urin di dalamnya menjadi lebih lambat.

Ketiga hal di atas berkaitan dengan melambatnya aliran urin di saluran kemih sehingga bakteri lebih muah berkembang di sana. Selain itu, bakteri tersebut juga bisa masuk ke dalam ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal.

Gejala infeksi ginjal pada ibu hamil

Infeksi ginjal biasanya ditandai berbagai gejala berikut:

  • Demam tinggi, biasanya bersama tubuh yang menggigil dan berkeringat
  • Nyeri di punggung bagian bawah atau samping (di bawah tulang rusuk), dan kemungkinan juga pada perut
  • Rasa mual dan muntah

Bila gejala-gejala tersebut terjadi, bunda membutuhkan pertolongan medis. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan sesegera mungkin.

Baca juga: Cara mengenalkan tugas tumah pada si kecil

Cara mencegah infeksi saluran kemih saat hamil

Infeksi salurah kemih dapat menyebabkan infeksi ginjal. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegahnya.

  • Minumlah cukup air, setidaknya 8 gelas sehari.
  • Jangan menahan buang air kecil dan usahakan untuk mengosongkan kandung kemih dengan tuntas.
  • Setelah BAB, jangan lupa untuk membersihkan area anus dengan bersih untuk mencegah bakteri masuk ke uretra.
  • Selalu jaga kebersihan area intim dengan cara membersihkannya dengan air.
  • Beberapa penelitian membuktikan bahwa meminum jus cranberry secara teratur dapat menurunkan jumlah bakteri jahat yang hidup di salurah kemih.
  • Hindari penggunaan sabun dengan kandungan zat kimia keras pada area genital karena bisa mengiritasi uretra dan area genital. Bila hal ini terjadi bakteri akan lebih mudah berkembang di sana.
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru