09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Waspada: Inilah tanda saat bayi mengalami dehidrasi

KategoriBayi
Di lihat7073 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

hati-hati dampak dehidrasi pada bayi

Si kecil dikatakan mengalami dehidrasi saat tubuhnya tidak memiliki cairan sebanyak yang ia perlukan. Menurut para ahli, bayi dan balita cenderung lebih rentan mengalami dehidrasi dibandingkan ayah bunda, dan kondisi ini dapat terjadi saat asupan cairan si kecil lebih sedikit daripada cairan yang keluar lewat beberapa sebab diantaranya muntah, diare, demam, pipis, dan berkeringat. Dampak dehidrasi pada si buah hati bergantung pada tingkat keparahan, mulai dari ringan hingga sampai mengancam jiwa.

Baca juga: Informasi penting seputar susu formula

Tanda bayi mengalami dehidrasi

Tanda-tanda si kecil mengalami dehidrasi akan bergantung pada tingkat keparahan kondisinya. Berikut adalah gejala umum saat si kecil mulai mengalami dehidrasi:

  • Lebih dari 7 jam tidak pipis
  • Bibir nampak kering atau bahkan nampak pecah-pecah
  • Ketika mereka menangis, tidak ada air mata yang keluar
  • Ketika pipis, urin nampak lebih lebih gelap dengan bau yang lebih tajam

Saat si kecil mengalami dehidrasi serius, gejala berikut ini akan mulai nampak:

  • Mata sayu dan hanya nampak bagian putihnya saja
  • Tangan dan kaki terasa lebih dingin dan muncul bercak-bercak berwarna gelap
  • Ubun-ubun nampak lebih cekung
  • Selalu nampak lemas dan mengantuk

Baca juga: Tips menyimpan ASI untuk si buah hati

Tindakan saat bayi mengalami dehidrasi

Bayi yang menunjukan gejala dehidrasi akut harus segera dibawa ke rumah sakit untuk segera ditangani tenaga medis. Dokter umumnya akan memberikan asupan cairan lewat selang infus sampai kebutuhan cairan tubuhnya terpenuhi. Jika si kecil megalami dehidrasi ringan, dokter biasanya hanya akan merekomendasikan ayah bunda untuk memperbanyak asupan cairan.

Jika si kecil berusia 3 bulan kebawah, tetap berikan ASI atau susu formula namun dengan frekuensi yang lebih sering. Khusus si kecil yang berusia 3 bulan keatas, biasanya dokter akan meresepkan cairan oralit khusus bayi untuk diberikan sebagai pendamping ASI. Cairan oralit mengandung ion-ion yang diperlukan tubuh si buah hati. Dokter akan merekomendasikan jumlah oralit yang harus mereka minum berdasarkan usia dan berat badan si kecil.

Tips menghindari dehidrasi pada bayi

Upaya paling mudah untuk menghindari dehidrasi pada bayi adalah dengan memberikan cukup cairan baik dari ASI atau sumber cairan lainya terutama saat cuaca sedang terik atau saat mereka sedang sakit. Bayi dengan usia 6 bulan keatas dapat diberi air putih atau jus yang sudah dilarutkan dalam air putih dengan perbandingan 1 bagian jus : 2 bagian air, sebagai tambahan ASI yang mereka minum.

Baca juga: Kenapa salmon bagus untuk anak?

Ayah bunda harus waspada saat gejala dehidrasi disertai dengan kondisi demam, diare, atau muntah. Saat mereka mengalami radang tenggorokan mungkin mereka akan menolak minum ASI, untuk kondisi ini biasanya dokter akan meresepkan obat berupa acetaminophen atau ibuprofen. Selalu berhati-hati dengan obat kimia, jika terpaksa harus menggunakanya, ikuti saran dokter terkait dosis dan jadwal pemberianya.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru