09.00-17.00 WIB
081334130336
081334130336
081334130336
D18C1A4D
Menu

Waspada: Serangan toxoplasmosis mengintai ibu hamil

KategoriKehamilan
Di lihat795 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

bahaya toxoplasma pada ibu hamil dan janin

Para pakar mendefinisikan toxoplasmosis sebagai infeksi yang disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Infeksi ini seringkali tidak menimbulkan gejala sakit, khususnya bagi mereka yang memiliki imunitas baik. Namun harus diwaspadai jika parasit ini menyerang ibu hamil karena berpotensi menginfeksi si janin melalui plasenta.

Para peneliti menduga ada sekitar 400 sampai 4000 bayi di Amerika Serikat yang terlahir dengan toxoplasmosis. Dampak dari infeksi parasit ini dapat beragam dari mulai ringan hingga akut. Pada kondisi akut, serangan parasit ini dapat menyebabkan kematian janin, kerusakan permanen pada fisik dan sistem syaraf janin, serta kondisi parah lainya.

Baca juga: Tips bila si kecil menolak disusui

Infeksi toxoplasma pada janin

Resiko infeksi pada janin saat bunda mengidap penyakit toxoplasmosis akan menigkat seiring usia kehamilan. Ibu hamil yang terinfeksi toxoplasma saat trimester pertama memiliki resiko 15 persen janinnya terinfeksi toxoplasma. Resiko tersebut akan meningkat menjadi 30 persen jika infeksi terjadi di trimester kedua, dan menjadi 60 persen saat infeksi terjadi di trimester ketiga. Meski demikian dampak kerusakan pada tubuh janin akan sebanding dengan lamanya mereka terinfeksi.

Bagaimana toxoplasmosis disebarkan?

Parasit penyebab toxoplasmosis dapat masuk kedalam tubuh ibu hamil melalui beragam cara, para pakar menduga infeksi tersebut dapat terjadi saat ibu hamil memakan daging mentah atau setengah matang yang sudah terinfeksi toxoplasma. Sumber penyakit juga dapat masuk ketubuh bunda saat mengkonsumsi makanan atau minuman yang sudah terinfeksi, menyentuh tanah, tempat kotoran kucing, atau daging mentah yang terinfeksi kemudian secara tak sengaja memegang mulut, hidung, dan mengucek mata sebelum cuci tangan.

Baca juga: 5 Gejala bayi mengalami kondisi kritis

Ibu hamil dan kucing peliharaan

Jika kucing dapat meyebarkan toxoplasma apakah kucing harus dijauhkan dari ibu hamil? Jawabanya tidak selalu. Perlu difahami bahwa kucing dapat terinfeksi parasite ini saat mereka minum atau makan makanan mentah yang terkontaminasi toxoplasma. Parasit akan berkembang biak dalam tubuh kucing, dan saat mereka puup, ‘telur’ parasite akan ikut keluar.

‘Telur’ tersebut akan aktif setelah 24 jam keluar dari tubuh kucing. Dalam kondisi yang sesuai, ‘telur’ aktif ini dapat hidup selama 18 bulan. Selama masa aktif ini, ‘telur’ dapat menyebar, mengkontaminasi air, makanan mentah, atau bahkan tanah.

Tips agar kucing bebas toxoplasma

Jika ibu hamil memelihara kucing, ada beberapa tindakan untuk meminimalisir si kucing terinfeksi toxoplasma, berikut beberapa diantaranya:

1. Upayakan untuk membuang kotoran kucing setiap hari sebelum sumber penyakit tersebut aktif dan siap menginfeksi. Gunakan sarung tangan dan masker saat menangani kotoran kucing dan pastikan mencuci tangan dengan sabun setelahnya.

2. Berikan kucing makanan matang atau makanan jadi yang dapat dibeli dipasaran, jaga agar kucing tidak memakan tikus atau hewan hidup lainya.

Baca juga: Tips aman memotong kuku bayi

3. Meski jarang ditemukan parasit pada bulu si kucing, pastikan bunda untuk mencuci tangan setelah bermain dengan kucing, terutama sebelum memegang mulut atau makanan.

4. Jika memungkinkan, letakan kucing diruangan terpisah dengan bunda selama bunda mengandung.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
New
Sarung Bantal Ibu Hamil

10%

Rp 135.000 150.000
New
Bantal Guling Ibu Hamil (maternity pillow)

6%

Rp 375.000 400.000
New
Bedong Bayi Instant Animal

23%

Rp 58.000 75.000

Produk Terbaru